Belajar Bahasa Pemrograman C++ Lengkap dari Awal untuk Pemula

Hai semuanya kembali dengan saya Danu wahyudi, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan panduan belajar Bahasa Pemgrograman C++ paling lengkap dari awal hingga akhir karena disini anda akan belajar dari Nol.

#1 Mengenal Bahasa Pemrograman C++

Jadi, singkat cerita pada awal tahun 1970-an seorang bernama Bjarne Stroustrup mulai mengembangkan bahasa pemrograman c++ yang merupakan turunan dari Bahasa C.

Jika Bahasa C merupakan bahasa prosedural maka Bahasa C++ hadir menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programming.

Pemrograman dengan bahasa C menggunakan 2 konsep:

  • Data – bahan yang akan diolah.
  • Algorithms – metode pengolahan.

Tapi bagaimanapun juga, penggunaan bahasa prosedural seperti C sangat tidak efisien khususnya untuk pembuatan software berskala menengah ke atas atau project besar.

Terlalu banyak perulangan, percabangan, dan kode yang harus kita ketikan.

Maka dari itu kemudian bahasa c ini dikembangkan ke tingkat lebih lanjut menjadi bahasa c yang berorientasi object yang kemudian disebut dengan bahasa C++.

#2 Download Compiler C++

Sebenarnya, anda bisa saja cukup hanya memakai aplikasi text editor biasa seperti notepad kemudian menggunakan aplikasi compiler yang banyak tersedia di internet.

Namun saya rasa tidak efisien karena kita akan disibukan dengan masalah teknis. Saya pribadi belajar di bangku kuliah menggunakan DEV C++.

Meski demikian, ada banyak sekali vendor yang telah menyediakan software lengkap baik berbayar maupun gratis, silahkan download dan install terlebih dahulu.

#3 Sturktur Program C++

Seperti pada umumnya, langkah pertama kita harus berkenalan dengan bahasa pemrograman c++. Silahkan buka program IDE anda dan ketikkan kode berikut:


#include <iostream>
#include <conio.h>
int main()
{
    std::cout << "Welcome to www.danuwahyudi.my.id";

    gecth();   
}

Dan bandingkan dengan kode barikut ini:


#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;

int main()
{
    cout << "Welcome to www.danuwahyudi.my.id";

    getch();   
}

Saya akan beri anda waktu 1 menit untuk melihat perbedaannya.

Perlu diketahui bahwa kode di atas adalah kode standar C++, kedua kode diatas akan menampikan hasil data yang sama namun penulisannya saja yang sedikit berbeda.

Mari kita mengenal beberapa sintaks/coding tersebut.

#4 Header dan Main Program

Header adalah tempat dimana kita akan memasukkan library yang ada pada C++ kedalam kode program. Sedangkan main() sebagai blok program utama kita.

Jika anda melihat kode pada baris pertama terdapat kode #include <iostream>.

Tanda ‘#’ disebut preprocessor directive.

Preprocessor directive adalah perintah – perintah yang diberikan kepada compiler untuk melakukan definisi, misalnya untuk memasukkan file library, dan lain sebagainya.

Jika kita lihat program diatas kita akan memasukkan (include) library iostream ke dalam program. iostream adalah header yang dibutuhkan untuk “kegiatan” input dan output.

Jika anda perhatikan kode program diatas, terdapat:


using namespace std;

Sedangkan pada contoh pertama tidak menggunakan baris kode tersebut.

Jadi intinya penggunaannya untuk memberitahukan kepada kompiler bahwa kita akan menggunakan semua fungsi, class atau file yang terdapat pada memori namespace std.

Kita tidak perlu mengetikan std::cout untuk mencetak output namun hanya cukup menggunakan fungsi cout saja, karena telah menggunakan using namespace std;

Selanjuntya kode main() adalah blok program yang berfungsi sebagai badan sebuah alur kondingan atau disebut sebagai program utama yang ditulis antara kode { hingga }.

Berikut adalah contoh program c++ sederhana untuk menghitung keliling lingkaran:


#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;

const double pi = 3.14159;
const char newline = '\n';


int main ()
{
 double circle;
 double r = 5.0; //radius
 circle = 2 * pi * r;
 cout << circle;
 cout << newline;
}

PENTING: Penulisan dalam bahasa C++ bersifat case sensitive.

#5 Pendeklarasian Variabel dan Konstanta

Untuk mendeklarasikan variabel yaitu dengan menuliskan tipe data terlebih dahulu kemudian diikuti nama variabel. Dan berikut contohnya:


double circle;
double r = 5.0;

Sedangkan untuk mendeklarasikan variabel bernilai konstanta dengan menggunakan fungsi const diikuti tipe data, nama varibel, dan nilai/value. Contoh:


const double pi = 3.14159;
const char newline = '\n';

Bagi anda yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai variabel dan konstanta silahkan baca: pengertian variabel dan konstanta dalam pemrograman.

Tambahan: anda tidak boleh menggunakan keyword c++ berikut ini sebagai nama identifier variabel maupun konstanta atau anda akan mendapat error.

Berikut reserved words di C++:

Keyword
asm else new this
auto enum operator throw
bool explicit private true
break export protected try
case extern public typedef
catch false register typeid
char float reinterpret_cast typename
class for return union
const friend short unsigned
const_cast goto signed using
continue if sizeof virtual
default inline static void
delete int static_cast volatile
do long struct wchar_t
double mutable switch while
dynamic_cast namespace template

TIPS: Tenang saja karena anda tidak perlu menghafalnya, tips untuk untuk anda dalam pemberian nama identifier selalu gunakan nama yang mudah anda ingat.

#6 Macam-Macam Komentar

Komentar adalah catatan atau dokumenasi yang ditulis oleh programmer untuk sebagai pengingat atau penjelasan ketika membaca sebuah baris kode.

Dalam bahasa C++ ada dua tanda yang dapat di gunakan untuk sebuah komentar:

  • Yang pertama ada tanda yang di gunakan untuk komentar satu baris saja, untuk tanda komentar satu baris, menggunakan tanda dua garis miring //.
  • dan yang ke dua tanda yang di gunakan untuk komentar lebih dari satu baris. Sedangkan untuk komentar lebih dari satu bari, menggunakan tannda /**/.

Perhatikan contoh berikut:


//ini kode satu baris

/* ini komentar
   beberapa baris */

Kata – kata dalam sebuah komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.

Tinggalkan Balasan