Ketika ada pengguna Windows yang ingin migrasi ke GNU/Linux, apa distro yang paling sering direkomendasikan? Yup, Ubuntu Linux. Kenapa distro ini lebih direkomendasikan dibanding distro lain? Terlepas dari fakta bahwa Linux Mint menduduki peringkat pertama di DistroWatch, Linux Mint sendiri dibuat dengan basis Ubuntu (Ubuntu Based).
Ubuntu merupakan distro linux turunan Debian, namun memiliki repositori sendiri.
Inilah beberapa alasan kenapa Ubuntu menjadi distro paling banyak digunakan.

1. Dukungan Jangka Panjang Ubuntu
Yang membuat pengguna yakin untuk memilih distro ini adalah dukungan jangka panjang nya. Ya mungkin ada juga distro lain yang sama seperti Ubuntu dengan Long Term Support nya. Kebanyakan distro hanya memberikan dukungan jangka pendek, untuk satu atau dua tahun. Tapi Ubuntu memberi dukungan lima tahun. Ini jauh lebih sulit untuk dilakukan daripada yang dapat Anda bayangkan. Dibutuhkan uang dan orang-orang untuk membuat hal ini terjadi, sumber daya yang tidak biasanya tersedia untuk proyek-proyek open source lainnya.

2. Ubuntu Rilis Tepat Waktu
 Pengguna mendapatkan versi Ubuntu yang baru setiap enam bulan, dan LTS (Long Term Support) setiap dua tahun. Dan jadwal rilis mereka tidak pernah terlambat, dan mereka memberikan versi baru pada hari yang dipilih berbulan-bulan sebelumnya. Ini menunjukkan betapa seriusnya Canonical dengan project Ubuntu. Hal tersebut yang membuat pengguna yakin untuk menggunakan Ubuntu, karena dukungan yang dipastikan tidak akan berhenti di tengah jalan.
3. Ubuntu is Everywhere
 Alasan kenapa Microsoft dengan Windows nya yang begitu populer adalah banyak dari vendor komputer atau laptop yang os defaultnya adalah Windows. Yup, pre-installed Windows. Apalagi laptop jaman sekarang. Dan bagi orang yang mungkin “baru” kenal dengan komputer, dan disuguhi sistem operasi pertama mereka, maka itu yang akan mereka pakai.
Canonical dengan Ubuntunya pun melakukan hal yang sama.  Sistem operasi Linux ini adalah dipasang sebagai sistem operasi default di beberapa nama besar seperti Dell, IBM, dan beberapa vendor lainnya. Belum lagi adanya Ubuntu Phone yang ikut meramaikan serta fitur baru Windows 10 yaitu “Ubuntu on Windows”. Ini salah satu alasan utama mengapa Anda dapat melihat Ubuntu di mana-mana.
4. Ubuntu Mudah Digunakan
 Kembali ke intro artikel, kenapa kalian merekomendasikan Ubuntu buat yang pengen pindah ke Linux? Karena mudah digunakan. Alasan kenapa orang “takut” pindah ke Linux karena di bayangan mereka Linux itu susah, isinya cuma terminal. Nah Ubuntu dengan desktop cantik nya (sebenearnya juga berlaku untuk kebanyakan distro jaman sekarang) sudah bisa klik sana sini. Panggil aplikasi lewat launcher, mencari aplikasi lewat fitur search, File Manager yang terasa “familiar” dsb. Proses instalasi Ubuntu pun sangat mudah karena sudah ada fitur graphical install, sehingga beberapa langkah seperti mengaturan partisi dll tidak akan sulit.
5. Ubuntu Sangat Stabil
 Windows Vista dianggap “produk gagal” dari Microsoft. Namun hal tersebut tidak terjadi di Canonical dan Ubuntu. Setiap rilis versi baru Ubuntu selalu diawali dengan rilis versi Beta dan RC (Release Candidate) yangmana pengguna bisa menjadi tester (beta tester) untuk melaporkan jika terdapat bug di versi stabil mereka. Meskipun ada mungkin beberapa bug di Ubuntu, biasanya itu hanya disebabkan kesalahan konfogurasi. Dan fakta bahwa Ubuntu adalah distro yang cukup populer berarti ada sekian banyak komunitas Ubuntu di dunia. Di Indonesia sendiri forum forum Ubuntu di Facebook, IRC, Kaskus, sangat aktif sehingga support terhadap pendatang baru Ubuntu selalu ada.
6. Ubuntu Memiliki Banyak Versi
 Sebagai distro yang cukup populer, Ubuntu pun menciptakan “versi lain” menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Contohnya bagi yang membutuhkan lebih banyak aplikasi multimedia disediakan Ubuntu Studio.
Berikut versi dari Ubuntu :
  • Edubuntu — Ubuntu for education
  • Ubuntu GNOME — Ubuntu with the GNOME desktop environment
  • Kubuntu — Ubuntu with the K Desktop environment
  • Ubuntu Kylin — Ubuntu localised for China
  • Lubuntu — Ubuntu that uses LXDE
  • Mythbuntu — Designed for creating a home theatre PC with MythTV
  • Ubuntu Studio — Designed for multimedia editing and creation
  • Xubuntu — Ubuntu with the XFCE desktop environment
  • Ubuntu MATE — Ubuntu with the MATE desktop environment